Polisi Ringkus Komplotan Pecah Kaca di Kota Malang

| More
14 September 2018
maling14.jpg
Beberapa pekan terakhir warga Kota Malang diresahkan dengan kasus pencurian dengan modus pecah kaca. Amellia, warga Kelurahan Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang dan Claudia Ayu Aggraini, warga Muncar, Kabupaten Banyuwangi adalah dua korban yang melapor ke polisi.

Claudia wanita berpofesi Disc Jockey (DC) melaporkan peristiwa pencurian dengan modus pecah kaca yang ia alami. Kala itu ia memparkir mobil didepan tempat dia bekerja di salah satu salon kecantikan di Jalan BS Riadi, Kota Malang.

Bahkan ia telah memberi tips kepada juru parkir agar menjaga mobil miliknya. Namun saat hendak pulang ia melihat kaca mobil sudah pecah. Didekat mobil ia melihat dua orang berusaha kabur menggunakan motor bermerk Vixion berwarna putih.

"Saya tidak tahu nomor polisinya karena dari jauh tidak terlihat. Akhirnya saya lapor polisi. Benda saya yang hilang, laptop HP dan flashdish kerugian sekitar Rp13 juta," kata Claudya.

Setelah mendapat dua laporan Satreskrim Polres Malang Kota langsung melakukan pengejaran. Eko Setiawan (30), warga Tempusari, Kabupaten Lumajang. Dan Herianto, warga Lokapala, Kota Tangerang ditangkap di rumahnya.

"Herianto pelaku pecah kaca milik Amelia. Sedangkan Herianto pelaku pecah kaca milik Claudya. Keduanya kita tangkap setelah melakukan pengintaian," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, Jumat, (14/8/2019).

Pelaku memecah kaca mobil menggunakan benda tumpul. Sebelum melancarkan aksinya pelaku melakukan pengintaian isi dalam mobil yang telah diincar. Setelah mengetahui ada barang berharga pelaku langsung mengambil barang dengan memecah kaca.

"Mereka tidak sendirian, Herianto ini melakukan bersama tersangka yang masih buron berinisial DK. Keduanya mengaku telah melakukan pencurian dengan modus sama sebanyak enam kali," tandasnya.(Lucky Aditya Ramadhan-Beritajatim.com/jko)