Daging Ayam Tembus Rp 37 Ribu/kg, Ini yang Dilakukan Pemkot Surabaya

| More
12 June 2018
ayam9.jpg
Harga daging ayam jelang lebaran mulai merangkak naik antara Rp 35 ribu hingga Rp 37 ribu per kilogram. Untuk menurunkan harga tersebut, Pemkot Surabaya menggelar operasi pasar mandiri di beberapa pasar tradisional.

Informasi yang dihimpun detikcom, kenaikan harga sudah terjadi sejak akhir Mei 2018. Upaya menstabilkan harga pun dilakukan Dinas Perdagangan Kota Surabaya bersama Pemprov Jatim.

"Kita lakukan operasi pasar mandiri dengan harapan bisa menurunkan harga hingga Rp 30 ribu/kg dan stabil hingga setelah lebaran," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, Selasa (12/6/2018).

Wiwiek mengaku telah menggelar operasi pasar mandiri sejak 5 Juni 2018 lalu hingga saat ini. "Kita lakukan operasi pasar di dua lokasi, yakni Pasar Wonokromo dan Tambak Rejo," ujar mantan Kadis Perpustakaan dan Arsip ini.

Jam operasional operasi pasar mandiri ini sendiri dimulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. "Kualitas daging ayam ras yang dijual pada operasi pasar mandiri sama dengan yang dijual di pasar-pasar tradisional. Ayam ras yang dijual pada operasi pasar mandiri, terjamin halal dan secara higienis juga terjamin kebersihannya," ungkapnya.

Ia berharap operasi pasar mandiri mampu menstabilkan kembali harga daging ayam dan tidak ada lagi pedagang yang memanfaatkan kenaikan harga, khususnya daging ayam, sehingga harga komoditi di Surabaya, terutama daging ayam bisa kembali stabil. "Kami berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan momen ini dengan baik," imbuh Wiwiek.

Terkait harga daging sapi dan bahan pokok lainnya, Wiwiek menegaskan bahwa saat ini untuk harga kebutuhan bahan pokok dan daging lainnya masih terpantau dalam kondisi normal.

"Untuk harga daging sapi saat ini masih terpantau normal. Selain itu, untuk supply daging sapi perhari selama kebutuhan lebaran masih tercukupi," pungkasnya.(Zaenal Effendi - detikNews/jko)