6 Perilaku yang Rata-Rata Dimiliki Orang Kaya

| More
02 April 2018
orang_kaya.jpg
Saat ini ada banyak kesempatan yang bisa membuat seseorang menjadi kaya. Sebagian dari mereka bisa kaya karena mendapatkan harta warisan keluarga. Sebagian lagi karena berbisnis dengan sukses atau menang hadiah undian miliaran.

Setiap orang yang ingin kaya memilih jalan sendiri  untuk meraihnya. Namun, terkadang menjadi kaya raya itu tidak selalu berhubungan dengan uang. Ada kerja keras yang maksimal dan pola hidup yang teratur.
 

Mereka yang menjadi orang kaya benar-benar memulainya dari level bawah. Mereka hanya memiliki keyakinan yang kuat untuk bisa sukses. Setelah itu, mereka berusaha untuk meraihnya dengan cara yang smart.

Selain itu,ada faktor lain yang jadi penentu mereka jadi kaya yang rata-rata adalah perilaku dalam keseharian mereka.

Apa saja itu? Berikut ini adalah perilaku-perilaku yang rata-rata yang dimiliki orang kaya yang dikutip dari Cermati.com.

1. Satu Pekerjaan Tidak Cukup, Pekerjaan Lain Juga Dilakukan

Orang-orangkaya berhasil membangun kekayaanya dengan memperbanyak sumber pendapatan. Hal tersebut mereka dapatkan dengan ambil lebih dari satu pekerjaan.

Entah itu dengan dengan bekerja pada orang lain atau mulai berbisnis atau ambil proyek yang bisa dilakukan secara freelance. Dengan melakukan itu semua, tentunya semakin menambah penghasilan mereka setiap bulannya, bukan?  

2. Selalu Punya Waktu untuk Berolahraga

Menjadi seorang yang kaya raya bukan berarti karena bekerja terus-terusan tanpa peduli dengan kesehatan. Rata-rata orang kaya peduli dengan kesehatan mereka, baik sebelum maupun sesudah kaya.

Benefit yang mereka kejar dari olahraga bukan hanya kesehatan. Bagi mereka, berolahraga bisa membantu mereka berpikir lebih jernih dan merilekskan diri sejenak dari rutinitas yang dijalani.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah berolahraga dengan rutin setiap minggu?

3. Uang yang Dimiliki Cenderung Dihabiskan untuk Proteksi dan Simpanan

Mungkin terbersit di pikiran, orang kaya pasti selalu menghabiskan uang mereka. Kenyataannya, orang kaya mempunyai taktik khusus untuk penganggaran keuangan mereka. Tom Corley juga mengatakan bahwa 25 persen dari pendapatan orang kaya digunakan untuk perumahan.

Lalu sekitar 15 persen untuk kebutuhan makanan, 10 persen untuk kegiatan hiburan, dan sekitar 10 persen untuk pembayaran kredit kendaraan dan liburan.
 

4. Sudah Menetapkan Tujuan dan Merencanakannya dengan Jelas

Rata-rata orang kaya sudah memiliki tujuan dan merencanakannya dengan jelas. Inilah kenapa mereka bisa menjadi kaya. Mereka selalu melakukan apa pun demi tercapainya tujuan yang sudah ditetaipkan. Tentunya semua itu berjalan sesuai dengan rencana yang mereka susun.

Selain itu, mereka juga menanamkan tujuan yang dimiliki ke alam bahwa sadarnya agar bisa memandu dalam pengambilan keputusan setiap harinya.  

5.Tidak Lupa untuk Investasi

Sudah terbukti, orang kaya memang suka berinvestasi. Menurut penelitian yang ada, sekitar 20% dari orang kaya ternyata menghabiskan sekitar 16% dari penghasilan yang mereka miliki untuk kebutuhan investasi. Investasi yang mereka pilih kebanyakan, seperti reksa dana, saham, obligasi, mata uang, hingga emas.

6. Pernah Gagal, tapi Bukan Menjadikannya Penghalang untuk Maju

Siapa bilang orang kaya tidak pernah menemui kegagalan? Nyatanya, sebelum kesuksesan itu diraih, mereka telah gagal berkali-kali. Bedanya, mereka tidak mudah menyerah dan terus mencoba kembali.

Orang yang sekarang ini kaya dulunya pernah mengalami kegagalan dalam bisnis paling tidak sekali seumur hidup. Mereka berusaha untuk belajar dari kegagalan yang pernah dialami. Hasilnya, mereka bisa sukses dan menjadi orang kaya.  

Pastikan Kita Mau Belajar dari Kegagalan dan Kesalahan Masa Lalu Setiap orang memiliki kesempatan untuk kaya.Namun, tidak semua orang mampu meraihnya dalam waktu yang singkat. Terkecuali untuk orang yang selalu mau belajar dari kesalahan dan kegagalan yang pernah dialami.

Setelah itu, bangkit kembali untuk terus melanjutkan apa yang dicita-citakan dan terus belajar agar bisa menjalankan pekerjaan atau bisnis dengan lebih baik lagi. Hasilnya, uang dan keuntungan tentunya akan mengejar kita. (Nurmayanti-liputan6.com/jko)