Siswi SMK Jombang Laporkan Ketua Yayasan Terkait Pelecehan, Ortu: Anak Saya Malu dan Merasa Terhina

| More
13 February 2018
sma-korban_20171221_143410.jpg
Kasus dugaan pelecehan terhadap anak didik oleh petinggi sekolah kembali terjadi di Jombang.

Kali ini Ketua Yayasan Pendidikan SMK Kelautan dan Perikanan Al-Zumar berinisial IS (50) dilaporkan ke Polres Jombang.

Pelapor adalah tiga wali murid SMK tersebut.
 

IS dituduh melecehkan tiga siswi SMK tersebut.

Di antara korban sebut saja Bunga (18).

Orang tua siswi asal Grobogan, Kecamatan Mojowarno itu melaporkan ulah IS Polres Jombang pada Sabtu (10/2/2018). 

Dalam laporannya, Mukh menuturkan anaknya mendapat perlakukan tak senonoh pada 4 Agustus 2016.

Menurutnya, pelecehan itu terjadi di kolam pemancingan Dusun Geneng, Desa Plandi sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu Bunga sedang praktik filet ikan bersama teman-teman sekelasnya di kolam pemancingan.

“Tanpa disangka, celana training anak saya dipelorot oleh beliau (terlapor). Sehingga pantatnya kelihatan.”

“Tentu saya anak saya malu dan merasa terhina.”

“Apalagi hal itu terjadi di depan teman-temannya,” kata Mukh kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (13/2/2018).

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, banyak siswi yang menjadi korban pelecehan.

Namun, hanya tiga siswi yang lapor ke polisi.

Bentuk pelecehannya pun bervariasi.

“Ada yang diciumi. Kalau cium rasa sayang sebagai orang tua, paling banter di kening atau pipi kanan-kiri sekali saja.”

“Tapi ini menciumnya kok berkali-kali,” kata En, wali murid lain.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang, Iptu Dwi Retno Suharti menyatakan penyidik belum memeriksa para korban.(Penulis: Sutono-Suryamalang.com/jko)