Sahri-Maryoto Dapat Dukungan NasDem di Pilkada Tulungagung, Akan Ada Partai Lain yang Merapat?

| More
05 January 2018
tulungagung-pilkada_20180105_084226.jpg
Pasangan petahana Pilkada Tulungagung, Syahri Mulyo dan Maryoto Birowo mendapatkan dukungan dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Sebelumnya pasangan ini sudah lebih dulu mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pemberian rekomendasi dari Partai Nasdem ini diberikan Kamis (4/1/2018) pukul 22.00 wib, di ruang tamu Pendopo Kabupaten Tulungagung.

Syahri mengatakan, sebenarnya sudah ada komunikasi lama dengan Partai Nasdem.

“Tanda tangan rekomendasi itu tertanggal 14 Desember 2017. Namun karena butuh proses, hari ini diserahkan,” ujar Syahri.

Syahri memastikan, dukungan Partai Nasdem ini bukan yang terakhir.

Akan ada partai lain yang merapat mendukung Sahto, akronim pasangan Syahri-Maryoto.

Bahkan menurutnya ada dua atau tiga partai lain yang akan mendukungnya.

“Saya tidak menghitung jumlah kursi, tapi jumlah partai. Tunggu saja dalam dua atau tiga hari ke depan,” ucap Syahri sembari tersenyum.

Jika benar ada partai lain yang mendukung Sahto, maka koalisi besar yang sedang dibangun calon penantang mulai rapuh.

Sebab sebelumnya ada 10 partai yang ancang-ancang mengusung Margion.

Bahkan Nasdem sebelumnya juga ikut dalam rencana koalisi besar itu.

Koalisi itu rencananya untuk melawan PDIP yang dipastikan bisa mengusung calonnya sendiri.

Karenanya koalisi besar itu ada yang menyebut sebagai koalosi Non-PDIP.

Survei yang dilakukan Septermber 2017, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Syahri Mulyo sebagai bupati sebesar 80 persen, dan yang tidak puas sebesar 11,82 persen, 7,95 persen menjawab tidak tahu.

Sementara tingkat kepuasan publik terhadap Maryoto sebagai wakil bupati sebesar 68,41 persen, dan yang tidak puas sebesar 12,27 persen, 19,32 persen menjawab tidak tahu.

Prosentase responden yang menginginkan Syahri kembali menjadi bupati sebesar 60,23 persen, yang tidak menginnginkan lagi sebesar 7,73 persen dan yang menjawab tidak tahu 32,05 persen.

Sedangkan responden yang menginginkan Maryoto menjadi wakil bupati sebesar 40,19 persen, yang menolak 10,68 persen dan 48,41 persen menjawab tidak tahu.(Penulis: David Yohanes-Surya.co.id/jko)