Trenyuh, Begini Kondisi Terbaru SA, Bocah 13 Tahun yang Dilacurkan Bibinya di Tulungagung

| More
07 December 2017
remaja-13-tahun-di-tulungagung-dilacurkan-seharga-1-juta_20171203_192349.jpg
SA (13), remaja yang dijual bibi tirinya ke pria hidung belang masih tinggal di safe house (rumah aman).

Kondisinya masih trauma dan butuh pendampingan psikolog.

Menurut Pekerja Sosial (Peksos) dari Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT-PSAI), Arik Budiono, saat ini SA masih dalam pengawasan.
 

Namun selama di rumah aman kondisinya terus membaik.

“Terakhir komunikasinya sudah lancar. Selain itu dia juga mulai bersosialisasi dengan teman-teman lain di rumah aman,” tutur Arik.

SA seharusnya duduk di kelas VII SMP. Namun karena kondisi keluarganya, SA putus sekolah.

Kini para pendamping tengah mengusahakan SA untuk melanjutkan pendidikan.

Masih menurut Arik, ibu SA masih ada dan tinggal di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

Namun nantinya SA akan sekolah di Tulungagung.

Rencana ini juga sudah disetujui pihak keluarga.

“SA dititipkan di sebuah panti asuhan di Tulungagung. Pihak panti asuhan itu yang menjamin, SA mendapatkan pendidikan secara gratis,” tegas Arik.

SA adalah bocah asal Ogan Kemering Ilir, Sumatera Selatan. Kedua orang tuanya sudah bercerai.

SA kemudian ikut ibunya yang menikah dengan laki-laki asal Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

SA kemudian dititipkan ke Jarmi, saudara kandung ayah tirinya.

Awalnya Jarmi mengiming-imingi SA bekerja di toko pakaian. Namun SA justru dijual ke hidung belang.

Rohmad, seorang tokoh agama yang membeli SA dengan tarif Rp 1.000.000 untuk sekali kencan.

Rohmad ditangkap, saat akan mengulangi lagi perbuatannya.

Kini Jarmi dan Rohmad telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Tulungagung.(Penulis: David Yohanes-Surya.co.id/jko)