Dinas Pendidikan Blitar Didemo Diduga Dana BOP 2017 Dikorupsi

| More
11 August 2017
demo.png
Massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Pendidikan melakukan aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar di Jalan Raya Garum. Massa mempertanyakan penggunaan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) 2017 yang dinilai tidak transparan.

Massa yang terdiri dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat itu menilai ada indikasi korupsi pada penggunaan dana tersebut senilai Rp 23,8 miliar. Ketua Forum Masyarakat Peduli Pendidikan, Jontor Siswanto mengatakan, penggunaan dana bagi 1078 TK dan PAUD itu telah dikondisikan oleh rekanan yang merupakan orang di dalam dinas pendidikan sendiri .

"Kami mencium telah terjadi pengondisian melalui Ikatan Guru Taman Kanak kanak (IGTK) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKTK) dengan memilih pihak rekanan pemenang tender secara tidak transparan," kata Jontor dalam orasinya, Jumat (11/8/2017).

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya meminta dinas pendidikan untuk mengawasi secara maksimal agar tidak terjadi penyelewengan. Kalaupun hal itu terjadi, dia meminta harus segera diproses ke ranah hukum .

Menanggapi tuntutan massa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Budi Kusumarjaka mengatakan bahwa pihaknya hanya memverifikasi kebutuhan masing masing sekolah .

"Dalam proses penggunaan dana BOS di Kabupaten Blitar merupakan kewenangan sekolah yang bersangkutan serta merupakan rekanan yang terbaik," jelasnya.

Budi berjanji, selesai pembelanjaan anggaran, maka dinas pendidikan akan melakukan pengecekan

Setelah dilakukan mediasi antara massa dengan perwakilan dari dinas pendidikan, massa mengaku puas dengan jawaban dari Budi. Lebih lanjut massa juga meminta dinas mengawasi secara transparan dan maksimal penggunaan dana BOS 2017.(Erliana Riady - detikNews/jko)