fenomena imlek

| More
10 February 2015
imlek.jpg
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Imlek selalu identik dengan warna merah dan kuning atau emas yang menghiasi rumah. Warna bukan satu-satunya sesuatu yang unik dari hari raya ini, makanan-makanan tertentu juga menjadi ciri khas dari perayaan. Hal yang melebihi keduanya adalah ikatan dalam sebuah keluarga dan ikatan antarkeluarga. Keduanya dapat kembali terjalin dalam hari raya imlek. Seluruh keluarga berkumpul di rumah saudara tertua, saling berbagi cerita, berbagi kebahagiaan di dalamnya.
 
Sebagian besar masyarakat China meyakini bahwa hari Perayaan Tahun Baru tersebut bersamaan dengan pergantian Simbol Tahun/ Shio, dari Shio Kelinci ganti jadi Shio Naga. Saat Tahun Baru tiba, otomatis periode Astrologi Shio akan berganti corak dan warna yg memengaruhi kehidupan tiap orang. Namun, penjabaran yg sdh terlanjur menyebar ini ternyata ‘Salah Kaprah’, krn menurut Astrologi China Purba, pergantian Simbol Shio hrs dihitung berdasarkan konsep berakhirnya musim Dingin ke musim Semi, atau periode Li Chun. Konsep ini lbh dpt dipertanggung jawabkan, sebab Siklus Matahari terhadap Bumi tdk menggunakan Konsep Rembulan. (Anto)